Sofa kain bisa bertahan bertahun-tahun kalau dirawat dengan benar. Simak kebiasaan sederhana yang membuat sofa tetap bersih, empuk, dan warnanya tidak cepat pudar.
Sofa adalah furnitur yang paling sering dipakai di rumah: untuk duduk santai, menonton, menerima tamu, bahkan tempat anak bermain. Wajar kalau sofa kain lebih cepat kotor dan kempis dibanding furnitur lain. Kabar baiknya, perawatan rutin yang sederhana sudah cukup untuk membuatnya tetap nyaman dan terlihat rapi jauh lebih lama.
1. Vakum secara rutin
Debu, remah makanan, dan bulu hewan yang menempel lama-lama masuk ke serat kain dan membuatnya kusam. Bersihkan sofa dengan penyedot debu (pakai kepala sikat yang lembut) seminggu sekali. Jangan lupa sela-sela antara dudukan dan sandaran, karena di situlah kotoran paling banyak berkumpul.
2. Tangani noda secepatnya
Semakin lama noda dibiarkan, semakin sulit dihilangkan. Saat ada tumpahan:
- Tekan, jangan digosok. Serap cairan dengan kain bersih atau tisu. Menggosok justru membuat noda melebar dan masuk lebih dalam.
- Bersihkan dari bagian luar noda ke arah tengah supaya tidak meluas.
- Coba dulu cairan pembersih di bagian yang tidak terlihat, misalnya bagian belakang atau bawah sofa.
3. Kenali kode perawatan kain
Banyak kain pelapis punya kode perawatan dari produsennya. Kode yang umum dipakai:
- W: boleh dibersihkan dengan pembersih berbahan dasar air.
- S: gunakan pembersih berbahan pelarut (solvent), hindari air.
- W/S: boleh keduanya.
- X: cukup divakum atau disikat, tanpa cairan.
Kalau tidak menemukan kodenya, tanyakan ke pembuat sofa Anda sebelum mencoba membersihkan dengan cairan.
4. Balik dan putar bantal dudukan
Kebanyakan orang punya "tempat duduk favorit", sehingga satu bagian sofa lebih cepat kempis. Jika bantal dudukan bisa dilepas, balik dan tukar posisinya setiap satu atau dua minggu agar pemakaian busa lebih merata.
5. Hindari sinar matahari langsung dan sumber panas
Sinar matahari langsung membuat warna kain cepat pudar, terutama kain berwarna gelap. Jika sofa berada dekat jendela, gunakan tirai atau vitrase di siang hari. Jauhkan juga sofa dari sumber panas yang bisa membuat kain dan busa lebih cepat rusak.
6. Bersihkan secara menyeluruh secara berkala
Selain perawatan harian, sofa perlu dibersihkan lebih dalam secara berkala, misalnya setahun sekali atau lebih sering jika ada anak kecil dan hewan peliharaan. Pembersihan dalam mengangkat kotoran dan bau yang sudah meresap ke dalam kain dan busa.
Kebiasaan kecil yang dilakukan rutin jauh lebih efektif daripada membersihkan besar-besaran saat sofa sudah terlanjur kotor.
Kapan sofa perlu diservis?
Jika busa sudah kempis, kain robek atau berbulu, atau terdengar bunyi dari rangka saat diduduki, perawatan biasa tidak lagi cukup. Sofa seperti ini sering masih bisa diperbarui tanpa harus membeli baru. Lihat layanan Service Sofa kami atau konsultasikan kondisinya lewat WhatsApp.